Ini dia film yang udah bikin banyak orang ketipu,Gachi Max.Lho kok ketipu?banyak orang yang membeli dvd ini karena mengira bahwa ini merupakan kelanjutan dari film Crows Zero 3,pada sampulnya didesain dengan gambar dan judul Crows Zero 3 dan 4 setelah dibuka eeeee......tau-tau isinya beda,Gachi Max!!
Gachi max menceritakan tentang Kuronaga Hayato,yang merupakan seorang anggota genk Gachi.Setelah lulus sekolah hayato pergi mencari seniornya dulu di genk yang terlebih dahulu lulus.Hayato sendiri merupakan pemuda yang sukanya berkelahi.Sampai disini sudah jelas bahwa tidak menceritakan perkelahian antar sekolah seperti dalam Crows Zero.Setelah itu Hayato akhirnya bertemu dengan kakak kelasnya yang kini hidupnya susah yaitu bekerja sebagai salesmen tisu.Hayato sebenarnya masih belum siap untuk menjadi dewasa,hal ini tercermin dari sikapnya yang masih sedikit-dikit marah dan mukulin orang
Senior Hayato sudah sering mengingatkan kalo sekarang bukan lagi saatnya berkelahi seperti jaman dulu tapi saatnya cari uang dengan baik,namun Hayato tidak begitu menghiraukan.Setelah itu kemudian terjadi konflik dengan kelompok penjual yang lain,Hayato suatu hari memukuli salah seorang dari mereka.Dari sana masalah semakin besar yang akhirnya menyeret Hayato dan seniornya ke arena pertarungan.
Gachi max bukanlah film genk sekolah,lebih tepat kalo dibilang ini film tentang orang yang susah hidupnya dan suka berkelahi.Segi ceritanya sangat membosankan,Hayato keman-mana masih pake baju sms padahal udah lulus..haduuh.Adegan berkelahinya biasa-biasa aja,hmm mungkin cukup lumayan andaikan cerita yang disajikan menarik,jangan mengharapkan pertarungan skala besar dengan banyak orang (kayak Crow Zero),disini yang berkelahi ya cuma Hayato dan seniornya itu,lupa namanya siapa..Gachi max juga dibintangi oleh pemain crows zero yang giginya besi dari Housen itu ama Chuta (kayaknya kl ini) sebagai senior dari hayato.
Gachi Max 2
Entah sukses apa enggak di pasaran,filmnya berlanjut hingga seri yang kedua.Sama di film ini masih menceritakan Hayato dan seniornya.Pada film keduanya ini Hayato berhadapan dengan anak-anak sma,sudah tua padahal masih seperti anak kecil ya..ckckck
Lagi..lagi kemana-mana hayato masih mengenakan seragam sma.Ceritanya makin gag karuan ketika Hayato dan seniornya malah bertemu dengan guru hayato di saat sma dulu yang kini berprofesi jadi mucikari.....haduuuh.Seri duanya ini masih berkutat dengan Hayato yang suka maen pukul sendiri dan seniornya yang berualangkali berusaha menyadarkan tapi gag sadar-sadar.
Senior Hayato sudah sering mengingatkan kalo sekarang bukan lagi saatnya berkelahi seperti jaman dulu tapi saatnya cari uang dengan baik,namun Hayato tidak begitu menghiraukan.Setelah itu kemudian terjadi konflik dengan kelompok penjual yang lain,Hayato suatu hari memukuli salah seorang dari mereka.Dari sana masalah semakin besar yang akhirnya menyeret Hayato dan seniornya ke arena pertarungan.
Gachi max bukanlah film genk sekolah,lebih tepat kalo dibilang ini film tentang orang yang susah hidupnya dan suka berkelahi.Segi ceritanya sangat membosankan,Hayato keman-mana masih pake baju sms padahal udah lulus..haduuh.Adegan berkelahinya biasa-biasa aja,hmm mungkin cukup lumayan andaikan cerita yang disajikan menarik,jangan mengharapkan pertarungan skala besar dengan banyak orang (kayak Crow Zero),disini yang berkelahi ya cuma Hayato dan seniornya itu,lupa namanya siapa..Gachi max juga dibintangi oleh pemain crows zero yang giginya besi dari Housen itu ama Chuta (kayaknya kl ini) sebagai senior dari hayato.
Gachi Max 2
Entah sukses apa enggak di pasaran,filmnya berlanjut hingga seri yang kedua.Sama di film ini masih menceritakan Hayato dan seniornya.Pada film keduanya ini Hayato berhadapan dengan anak-anak sma,sudah tua padahal masih seperti anak kecil ya..ckckck
Lagi..lagi kemana-mana hayato masih mengenakan seragam sma.Ceritanya makin gag karuan ketika Hayato dan seniornya malah bertemu dengan guru hayato di saat sma dulu yang kini berprofesi jadi mucikari.....haduuuh.Seri duanya ini masih berkutat dengan Hayato yang suka maen pukul sendiri dan seniornya yang berualangkali berusaha menyadarkan tapi gag sadar-sadar.
